Tiga kontrak kerja sama migas tahap I/2010 diteken

JAKARTA: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama pagi ini menandatangani tiga kontrak kerja sama hasil lelang regular wilayah kerja migas tahap I/2010.
Tiara Syahra Syabani | 17 Desember 2010 03:45 WIB

JAKARTA: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama pagi ini menandatangani tiga kontrak kerja sama hasil lelang regular wilayah kerja migas tahap I/2010.

Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh mengatakan tiga wilayah kerja tersebut adalah South Sokang di Laut Natuna dengan penandatangan Konsorsium Lundin South Sokang B.V dan Salamander Energy Limited. Wilayah kerja Sokang di Laut Natuna dengan penandatangan Black Platinum Investment Limited. Dan Wokam II di Laut Arafura dengan penandatangan Murphy Overseas Ventures Inc.

Darwin menyebutkan komitmen pasti eksplorasi dari tiga penandatanganan tersebut untuk tiga tahun masa eksplorasi berupa studi geologi dan geofisika sebesar US$1,45 juta, survei seismic 2D sepanjang 3.200 km sebesar US$4,5 juta, survei seismic 3D seluas 1.100 km2 sebesar US$14,75 juta dan pemboran sumur eksplorasi sebanyak 1 sumur dengan nilai investasi sebesar US$27,7 juta. sedangkan bonus tandatangan yang akan diterima langsung pemerintah sebesar US$3,5 juta.

"Penandatanganan ini membuktikan investasi di sub migas masih mengembirakan dan selalu menarik. Kegiatan migas juga selalu bertumbuh. Pemerintah juga akan berupaya mendukung partisipasi investor," ujar Darwin, pagi ini

Lebih lanjut, kata Darwin, nilai investasi dari masing-masing wilayah kerja tersebut untuk tiga tahun pertama yakni, South Sokang dengan investasi G&G sebesar US$500 ribu, seismic 2D sepanjang 2.400 k sebesar US$3 juta, seismic 3D seluas 500 km2 sebesar US$5,75 juta serta dengan bonus tandatangan yang akan diterima pemerintah sebesar US$1,1 juta.

Adapun untuk investasi wilayah Sokang untuk G&G sebesar US$300 ribu, seismic 2D sepanjang 800km sebesar US$1,5 juta, pengeboran satu smuru eksplorasi US$7 juta. Dan bonus tandatangan untuk pemerintah sebesar US$1,2 juta.

Untuk wiklayah Wokam II, nilai investasi G&G sebesar US$600 ribu, sismic 3D seluas 600 km2 sebesar US$9 juta dengan bonus sebesar US$1,2 juta.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Head of Agreement (HoA) antara PT Pertamina (Persero) dengan Total E&P Activites Petrolieres dan PT Pertamina (Persero) dengan Petronas. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top