Investor China & Taiwan minat garap perikanan RI

JAKARTA: Sejumlah investor dari China dan Taiwan mulai berdatangan ke Indonesia untuk berinvestasi dan mengembangkan sektor kelautan dan perikanan di Tanah Air.
Master Sihotang | 16 Desember 2010 02:55 WIB

JAKARTA: Sejumlah investor dari China dan Taiwan mulai berdatangan ke Indonesia untuk berinvestasi dan mengembangkan sektor kelautan dan perikanan di Tanah Air.

Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad menyatakan Kementeriannya mulai gencar untuk menarik investor dari banyak negara untuk berinvestasi di Indonesia. "Sektor kelautan dan perikanan Indonesia membutuhkan investor agar dapat berkembang," ujarnya di Jakarta hari ini.Dia mengatakan sejumlah pulau yang ditawarkan untuk dikembangkan para investor adalah pulau Morotai, pulau Bangka, dan sejumlah wilayah di Sulawesi yang selama ini memiliki potensi besar sebagai sumber perikanan.

Menteri menjelaskan investor asal Taiwan akan menginvestasikan modalnya untuk pengembangan pulau Morotai di Maluku Utara. "Investasi yang akan mereka kucurkan mencapai US$2 miliar."

Fadel menyatakan investor asal Taiwan tersebut berminat untuk membangun banyak hal dari kompleks industri pengolahan hasil laut hingga pembangunan sarana taman ekowisata laut. "Investor ini akan menjadikan kawasan Morotai sebagai kawasan ekonomi khusus, atau megaminapolitan," katanya.Fadel menambahkan pulau Morotai juga akan dijadikan pusat industri ikan tuna nasional. Dia mengatakan pihak Taiwan menyatakan tertarik berinvestasi di pulau ini karena wilayah ini berada di samudera Pasifik. Wilayah ini terkenal memiliki potensi perikanan yang tinggi karena tempat ini merupakan jalur persinggahan ikan tuna, baik dari samudera Pasifik ke perairan Indonesia, atau sebaliknya. Wilayah ini diperkirakan menghasilkan ikan tuna hingga 200 ton per tahun.

"Guna mengembangkan sektor kelautan dan perikanan tidak dapat bergantung terus menerus pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara saja, tapi juga mesti menarik investor untuk berinvestasi," katanya. Menteri menyatakan rencananya pulau Morotai dan Bangka akan dijadikan wilayah seperti kawasan ekonomi khusus atau megaminapolitan. Sementara itu, Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Martani Huseini menyatakan investor perikanan mulai banyak berdatangan di tanah air. "Indonesia sudah menjadi salah satu tujuan investasi di sektor kelautan dan perikanan," katanya. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top