Hipmi Jaya bantu modal UMKM

JAKARTA: Himpunan Pengusaha Muda Indonesia DKI Jakarta (Hipmi Jaya) tengah memproses pengucuran dana pinjaman hingga total Rp2 miliar untuk modal bisnis pengusaha potensial skala usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) yang akan cair paling cepat akhir tahun
Sekretariat Redaksi | 16 Desember 2010 07:43 WIB

JAKARTA: Himpunan Pengusaha Muda Indonesia DKI Jakarta (Hipmi Jaya) tengah memproses pengucuran dana pinjaman hingga total Rp2 miliar untuk modal bisnis pengusaha potensial skala usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) yang akan cair paling cepat akhir tahun ini.Ketua Umum Lembaga Konsultasi Bisnis dan Keuangan Hipmi Jaya Eman A. Setiawan mengatakan tahap pertama pinjaman modal dari Bank ICB Bumiputra itu akan diserahkan kepada 4 dari ratusan pengusaha potensial yang berminat memanfaatkan akses permodalan dari Hipmi Jaya."Pengucuran dana pinjaman modal bagi 4 pengusaha itu dilaksanakan pada tahap akhir dari proses penyusunan naskah memorandum of understanding antara Hipmi Jaya dan Bank ICB Bumiputra yang akan ditandatangani akhir tahun ini atau awal 2011," katanya hari ini.Eman mengemukakan hal itu seusai deklarasi pencalonan dirinya sebagai calon Ketua Umum Hipmi Jaya periode 2011-2014 menggantikan Adi Sulisto yang akan berakhir masa jabatannya sebagai ketua umum pada tahun ini.Menurut dia, pengucuran pinjaman modal usaha sebelum ditandatanganinya MOU kerja sama Hipmi Jaya dan Bank ICB Bumiputra sebagai wujud keseriusan kedua institusi dan memotivasi bagi pengusaha lain untuk memanfaatkan pinjaman dengan bunga bersaing 12%."Kami bersungguh-sungguh akan membantu anggota atau bukan anggota Hipmi Jaya yang sering mengalami kesulitan untuk mendapatkan modal usaha atau kesal karena proses pencairannya yang lama. Apalagi dengan kerja sama ini bunga bisa dinego lagi," ujarnya.Pengusaha potensial dari anggota maupun bukan anggota Hipmi Jaya dapat mengajukan berapa pun pinjaman modal ke Bank ICB Bumiputra untuk modal usaha skala mikro mulai dari Rp5 juta hingga Rp500 juta, usaha menengah Rp500 juta-Rp2 miliar dan usaha menegah atas Rp2 miliar-Rp5 miliar. Eman yang juga Chief Executive Officer PT Antares Anugerah Konsultama mengatakan LKBK Hipmi Jaya dan Koperasi Hipmi Jaya juga tengah memproses sumber permodalan usaha lain hingga Rp100 miliar dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementrian Koperasi dan UKM. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top