Kopatnas optimistis MoU dengan Bank Mandiri

JAKARTA: Koperasi Aliansi Tani Nasional (Kopatnas) optimistis pada awal 2011 pembiayaan terhadap pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bisa terlaksana setelah Bank Mandiri membuka diri menjadi pelaksana transaksi.
Muhammad Sarwani | 16 Desember 2010 14:05 WIB

JAKARTA: Koperasi Aliansi Tani Nasional (Kopatnas) optimistis pada awal 2011 pembiayaan terhadap pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bisa terlaksana setelah Bank Mandiri membuka diri menjadi pelaksana transaksi.

Kopatnas telah menemukan perusahaan mitra sebagai penyedia dana, yakni Transact 24 Pte Limited, perusahaan pembiayaan UMKM yang berbasis di Hong Kong. Perusahaan ini telah mengalokasikan dana awal sekitar Rp3,5 triliun.

Ketua Umum Koptanas Insanial Burhamzah menjelaskan jika Bank Mandiri bersedia melakukan penandatanganan kesepakatan kerja sama (MoU) menjadi mitra penyalur pada Desember ini, maka pada Januari 2011 dana sudah bisa dikucurkan.

"Kami memerlukan teknologi untuk bertransaksi, dan dalam pertemuan keempat kali dengan Direksi Bank Mandiri, mereka membuka peluang. Mudah-mudahan MoU bisa dilaksanakan pada Desember ini," ujar Insanial Burhamzah kepada Bisnis hari ini.

Keterlibatan perbankan dalam penyaluran ini, hanya untuk memanfaatkan fasilitas Bank Indetification Number (BIN) sponsor. BIN sponsor adalah 6 digit angka di depan pada kartu yang diberikan provider kartu kredit Visa atau Master.

Enam angka tersebut merupakan kode atau sistem pembayaran agar setiap transaksi bisa termonitor secara sistematis. Kopatnas sudah mendapat rekomendasi bari Bank Indonesia untuk keperluan tersebut.

Intinya, BIN sponsor diperlukan sebagai sistem pembayaran kartu yang akan disesuaikan dengan nilai kredit kepada UMKM yang menjadi anggota Kopatnas. Organisasi ini rencananya menetapkan plafon kredit mulai dari Rp1 jutaRp1 miliar per UMKM. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top