Energi terbarukan serap 2,3 juta pekerja

JAKARTA: Sedikitnya 2,3 juta orang di seluruh dunia berhasil memperoleh pekerjaan baru di sektor energi terbarukan dan potensi pertumbuhan pekerjaan di sektor ini masih sangat besar.
Ria Indhryani | 16 Desember 2010 08:29 WIB

JAKARTA: Sedikitnya 2,3 juta orang di seluruh dunia berhasil memperoleh pekerjaan baru di sektor energi terbarukan dan potensi pertumbuhan pekerjaan di sektor ini masih sangat besar.

Menurut Sachiko Yamamoto, Direktur Regional International Labour Organization (ILO), energi terbarukan mampu menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan daripada pekerjaan di bidang bahan bakar fosil.Bahkan, jutaan green jobs [pekerjaan yang layak dan ramah lingkungan] sudah ada di berbagai negara industri, sedangkan di negara berkembang dan sedang berkembang, ujarnya pada Konferensi Nasional Green Jobs, hari ini.Untuk jenis pekerjaan green jobs, dia menuturkan ada sejumlah contoh seperti pekerjaan bidang efisiensi energi, terutama di gedung dan konstruksi, serta transportasi.Selain itu, pekerjaan di bidang energi alternatif dapat meningkat di seluruh dunia diperkirakan pada 2030 mencapai 2,1 juta pekerjaan bidang energi angin dan 6,3 juta pekerjaan bidang energi matahari pada 2030.Adanya green jobs ini dimasudkan untuk mengurangi dampak lingkungan yang diakibatkan oleh perusahaan dan sektor ekonomi hingga ke tingkat yang mampu melestarikan lingkungan hidup, tuturnya.Secara khusus, tapi tidak ekslusif , hal itu mencakup pekerjaan yang dapat membantu melindungi ekosistem dan biodiversitas, mengurangi energi, materi dan konsumsi air melalui strategi yang memiliki tingkat efisiensi tinggi. (mfm)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top