Bisnis pacu pertumbuhan transportasi

JAKARTA: Operator pelayaran menilai Bisnis Indonesia yang sekarang genap berusia 25 tahun telah memberikan kontribusi dalam memacu pertumbuhan sektor transportasi laut nasional dan mengawal pelaksanaan program nasional asas cabotage.
Tisyrin Naufalty Tsani
Tisyrin Naufalty Tsani - Bisnis.com 15 Desember 2010  |  03:22 WIB

JAKARTA: Operator pelayaran menilai Bisnis Indonesia yang sekarang genap berusia 25 tahun telah memberikan kontribusi dalam memacu pertumbuhan sektor transportasi laut nasional dan mengawal pelaksanaan program nasional asas cabotage.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners Association (INSA) Johnson W. Sutjipto mengatakan dengan kontribusi itu, Bisnis Indonesia ikut berperan besar dalam menegakkan kedaulatan bangsa.

Sebab, katanya, program nasional asas cabotage diselenggarakan dalam rangka menjaga kedaulatan bangsa sebagaimana diamanatkan di dalam UU No. 17 tahun 2008 tentang Pelayaran.

Harian ini, katanya, telah berperan tidak hanya sebagai media informasi, tetapi juga edukasi karena berita yang disajikan cenderung tajam dan berimbang. Karena itu, banyak pengusaha pelayaran yang menjadikannya sebagai referensi, katanya, hari ini.

Dia menjelaskan asas cabotage telah dilaksanakan oleh negara-negara besar seperti Amerika Serikat, China. Di Asia Tenggara, Indonesia merupakan negara kedua setelah Malaysia, dan di dunia RI adalah negara ke-18 yang menganut prinsip ini.

Johnson menambahkan sejak dilaksanakan mulai Maret 2005, pelayaran nasional sudah berhasil memenuhi seluruh kebutuhan kapal untuk kegiatan angkutan 13 komoditas di dalam negeri termasuk angkutan minyak dan gas.

Pada 1 Januari 2011 mendatang, seharusnya kegiatan offshore di dalam negeri sudah seluruhnya menggunakan kapal berbendera Indonesia sesuai dengan roadmap asas cabotage yang diatur dengan KM Perhubungan No.71 tahun 2005. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top