RI dituntut jaga stabilitas makro ekonomi di tengah ketidakpastian global 2011

JAKARTA: Kadin mengidentifikasi tiga isu utama yang harus dihadapi Indonesia pada tahun depan, mulai dari isu-isu di tingkat internasional, regional dan yang lebih penting, isu-isu domestik.Ketua Kadin Suryo Bambang Sulisto mengatakan seluruh pihak perlu
Yanto Rachmat Iskandar | 15 Desember 2010 04:57 WIB

JAKARTA: Kadin mengidentifikasi tiga isu utama yang harus dihadapi Indonesia pada tahun depan, mulai dari isu-isu di tingkat internasional, regional dan yang lebih penting, isu-isu domestik.Ketua Kadin Suryo Bambang Sulisto mengatakan seluruh pihak perlu memusatkan perhatian pada isu-isu domestik, karena apa yang akan dilakukan di 2011 akan menjadi dasar bagi perkembangan ekonomi dan bisnis Indonesia untuk jangka panjang.Kadin optimistis 2011 jadi tahun yang positif bagi Indonesia. Namun masih ada beberapa tantangan yang perlu mendapat fokus dari kita dan perlu kerja keras menghadapi tantangan itu, katanya dalam acara diskusi Investasi dan Prospek Bisnis 2011 yang diselenggarakan HKI hari ini.Isu pertama di tingkat internasional, tuturnya, yakni Indonesia harus dapat menjaga stabilitas makroekonomi dan kesiapannya di tingkat nasional di tengah-tengah ketidakpastian perkembangan ekonomi dunia.Sebagaimana kita ketahui di Eropa dan Amerika Serikat masih mengalami masalah cukup serius untuk memulihkan restrukturisasi sektor keuangan, katanya.Isu kedua di tingkat regional, yakni terkait posisi strategis Indonesia dalam konteks Pasar Tunggal Asean dan meningkatnya keterlibatan Indonesia dalam berbagai perjanjian perdagangan bebas regional (Asean-FTA) maupun perjanjian perdagangan bebas bilateral.Isu ketiga di tingkat domestik, Indonesia harus dapat mengimplementasikan kebijakan-kebijakan penting yang belum terlaksana, katanya.Selain itu, lanjutnya, Indonesia harus dapat melakukan kemajuan yang signifikan untuk mendorong peningkatan investasi di bidang infrastuktur dan kegiatan usaha sektor swasta. Kadin berkomitmen menjadi mitra bagi pemerintah dan publik dalam memfasilitasi proses dan mendorong proyek-proyek dan aktivitas bisnis utama yang diperlukan di 2011, katanya. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top