Induk Koperasi Kosgoro siap bantu pemerintah

JAKARTA: Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) melalui Induk Koperasi Kosgoro menyatakan siap menjadi tulang punggung pemerintah menggerakkan ekonomi kerakyatan secara optimal.
Muhammad Sarwani | 15 Desember 2010 10:00 WIB

JAKARTA: Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) melalui Induk Koperasi Kosgoro menyatakan siap menjadi tulang punggung pemerintah menggerakkan ekonomi kerakyatan secara optimal.

Ketua Majelis Pertimbangan Kosgoro Hayono Isman, mengatakan kesiapan induk koperasi organisasinya mendukung program pemerintah, melalui sejumlah 277 koperasi anggota Induk koperasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Seluruh unit koperasi kami selama ini tidak bergabung dengan induk organisasi manapun, dan berdiri secara mandiri. Jadi, ke depan seluruh unit siap mendukung program pemerintah, khususnya Kementerian Koperasi dan UKM, ujar Hayono Isman kepada Bisnis.

Selain mengoptimalkan jaringan Induk Koperasi Kosgoro, organisasi tersebut juga telah mengoperasionalkan sekitar 42 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di seluruh Indonesia. Oleh karena itu Hayono Isman optimistis organisasinya bisa member dukungan kepada pemerintah.

Terutama memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui penyediaan permodalan dari seluruh unit koperasi dan BPR-nya. Induk Koperasi Kosgoro resmi berdiri pada 10 Desember 2010.

Menurut Hayono Isman yang mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, meski selama ini seluruh koperasi di bawah organisasi mereka belum mendirikan induk, akan tetapi sebenarnya basisnya tetap mengacu pada gerakan koperasi.

Pada awalnya sistem operasional Kosgoro adalah koperasi simpan pinjam (KSP). Lalu berkembang mendirikan unit-unit BPR. Sedangkan kami mengedepankan ekonomi konstitusi dalam operasionalnya, tukas Hayono Isman.

Artinya, kata dia, Induk Koperasi Kosgoro akan focus pada pemberdayaan usaha skala kecil. Jika yang kecil tidak tmbuh, maka tidak mungkin menghasilkan skala usaha besar. Sebab, dasarnya adalah usaha-usaha kecil.

Peningkatan skala ekonomi kerakyatan juga dilakukan Korgoro melalui sekitar 110 lembaga pendidikan dari tingkat dasar hingga lanjutan atas. Unit-unit itu bahkan bersinergi demean koperasi maupun BPR untuk memberdayakan usaha skala mikro dan kecil.

Keinginan Induk Koperasi Kosgoro mendukung operasional Kementerian Koperasi dan UKM melalui pembiayaan, bukan hanya sekedar wacana. Sebab, sejak awal seluruh unit kopoerasi dan BPR melayanu pelaku usaha mikro dan kecil, papar Hayono Isman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top