Produsen pupuk India jajaki investasi di RI

JAKARTA: Badan Koordinasi Penanaman modal (BKPM) mengungkapkan perusahaan pupuk asal India menjajaki investasi pupuk urea di Tanah Air.
manda
manda - Bisnis.com 14 Desember 2010  |  07:27 WIB

JAKARTA: Badan Koordinasi Penanaman modal (BKPM) mengungkapkan perusahaan pupuk asal India menjajaki investasi pupuk urea di Tanah Air.

Kepala BKPM Gita Wirjawan mengatakan pihaknya telah bertemu dan membahas rencana tersebut dengan investor India tersebut.

"Soal pupuk dengan India ini, kami tekankan untuk kepentingan lokal. Saya meminta kepada mereka agar investasinya diutamakan untuk pasokan pupuk petani di dalam negeri. Mereka mau mendengarkan," katanya hari ini.

Gita menuturkan pembicaraan tersebut masih dalam tahap awal, sehingga pihaknya belum dapat memastikan besaran investasi yang akan ditanamkan oleh investor India itu.

Yang pasti, untuk kapasitas 1 juta ton dibutuhkan dana US$1 miliar. Saya yakin pemikiran mereka pasti besar [investasi]. Mereka juga melihat konsumsi pupuk di sini, ujarnya.

Data Kementerian Pertanian menunjukkan kebutuhan pupuk urea pada 2010 mencapai 6,69 juta ton, naik dibandingkan dengan 2009 yang sebanyak 6,31 juta ton. Sementara itu, kapasitas produksi sekitar 5,35 juta ton. (hl)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top