Pembatasan BBM bersubsidi molor

JAKARTA: Pemerintah memastikan kebijakan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi molor tiga pekan dari rencana awal per Januari 2011 dan itupun baru akan diterapkan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Yanto Rachmat Iskandar
Yanto Rachmat Iskandar - Bisnis.com 13 Desember 2010  |  11:51 WIB

JAKARTA: Pemerintah memastikan kebijakan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi molor tiga pekan dari rencana awal per Januari 2011 dan itupun baru akan diterapkan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Pembatasan BBM subsidi itu minggu ketiga Januari, tegas Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa, di sela rapat kerja dengan Komisi VII DPR, hari ini.Hal tersebut juga disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Zahedi Saleh. Menurutnya, PT Pertamina sudah menyatakan kesiapannya untuk menerapkan kebijakan pembatasan premium bersubsidi di Jabodetabek pada 15 Januari 2011. Sementara untuk pembatasan solar bersubsidi baru bisa mulai Juli 2011.Untuk pembatasan premium itu seminggu lebih awal dari yang diharapkan oleh Kementerian ESDM, tuturnya.Untuk wilayah Jawa-Bali, Darwin menerangkan pembatasan premium bersubsidi baru bisa dilaksanakan pada Juli 2011, sedangkan pembatasan solarnya baru bisa Oktober 2011. Sementara untuk pembatasan BBM di wilayah lainnya, seperti Sumatera dan Kalimantan baru pada 2012, dan Sulawesi 2013.Hatta menerangkan kebijakan tersebut jika bisa dilakukan bertahap sesuai dengan jadwal akan dapat menghemat anggaran subsidi hingga Rp3,8 triliun setahunnya. Sementara jika kebijakan tersebut ditunda, maka butuh tambahan subsidi per bulannya sekitar Rp316 miliar.Jangan hanya mengejar dari sisi anggaran, tetapi hal-hal yang berkaitan dengan ketepatan anggaran dan distrosi yang berlebihan itu juga penting, katanya. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top