Program pengembangan bisnis KUKM dilanjutkan

JAKARTA: Pemerintah tahun depan akan melanjutkan program pengembangan bisnis koperasi dan usaha kecil menengah (KUKM) melalui penyerahan perangkat telecenter di berbagai daerah yang dinilai memiliki dampak strategis bagi perkembangan usaha sektor riil.
Basilius Triharyanto | 13 Desember 2010 11:54 WIB

JAKARTA: Pemerintah tahun depan akan melanjutkan program pengembangan bisnis koperasi dan usaha kecil menengah (KUKM) melalui penyerahan perangkat telecenter di berbagai daerah yang dinilai memiliki dampak strategis bagi perkembangan usaha sektor riil.

Endah Srinarni, Asisten Deputi Urusan Pengembangan Sistem Bisnis Kementerian Koperasi dan UKM, mengatakan fasilitas telecenter menjadi vital bagi KUKM, karena bisa menjadi sarana sharing bagi peningkatan bisnis masing-masing.

"Mereka akan mendapat kemudahan dalam arus informasi, sekaligus memperluas kerja sama bisnis dengan pihak terkait. Paling tidak, bisa membangun aktivitas usaha komunitasnya sendiri, tuturnya, hari ini.

Pada tahun ini Kemenkop dan UKM telah mendirikan sedikitnya 10 fasilitas telecenter yang dikelola koperasi. "Tahun depan, mungkin tidak lebih dari 10 unit, karena harus menyesuaikan kondisi anggaran."

UUntuk meneruskan program tersebut, pihaknya menggandeng Bank Indonesia untuk bersinergi membangun sarana telecenter. Konteks kerja sama ini untuk memberdayakan KUKM melalui jasa internet.

Kerja sama ini terutama untuk mengintegrasikan komoditas yang akan dimasukkan ke dalam jaringan telecenter. Sedikitnya ada 52 jenis produk yang akan dikerjasamakan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan Papua.

Di samping itu Kemenkopi dan UKM bersinergi dengan PT Telkomsel, Kementerian Informasi dan Komunikasi, dan Kementerian Riset dan Teknologi dalam mengembangkan teklecenter bagi KUKM. (ra)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top