Mardiasmo jadi ketua IAI

JAKARTA: Mardiasmo terpilih menjadi Ketua Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) periode 2010 2014 dalam Kongres XI IAI.
Yanto Rachmat Iskandar | 12 Desember 2010 11:51 WIB

JAKARTA: Mardiasmo terpilih menjadi Ketua Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) periode 2010 2014 dalam Kongres XI IAI.

Direktur Eksekutif IAI Elly Zarni Husin mengatakan kongres diikuti lebih dari 1.100 akuntan dari seluruh Indonesia dan pemilihan berlangsung dengan sangat demokratis."Dengan sangat meyakinkan, Mardiasmo memperoleh 520 suara, dan meninggalkan dua kandidat ketua IAI lainnya yakni Afdal Baharudin (306 suara) dan Erick (214 suara)," kata Elly Zarni dalam siaran persnya, hari ini.Selain itu peserta Kongres XI juga menerima Laporan pertanggung jawaban pengurus sebelumnya.Dalam kepengurusan sebelumnya, Ahmadi Hadibroto selaku Ketua DPN IAI periode 2006 2010 memaparkan, IAI mengalami perkembangan yang baik. Salah satunya adalah bertambahnya kantor wilayah IAI menjadi 25 kota termasuk di Ambon yang merupakan IAI wilayah terakhir.Program Konvergensi International Financial Reporting Standard 2012 dan terbentuknya Dewan Standar Akuntansi Syariah pun menjadi salah satu keberhasilan darikepengurusan sebelumnya. "Diharapkan melalui keberhasilan yang diraih mampu meningkatkan peran ," katanya.Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus IAI baru Mardiasmo yang juga Kepala BPKP memaparkan, beberapa tantangan dan kondisi yang dihadapi oleh Indonesia saat ini. Menurut dia, IAI selaku organisasi profesi diharapkan mampu memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada.Salah satu tantangan yang dihadapi oleh profesi akuntansi adalah berperan untuk meningkatkan kualitas public dan corporate governance.Mardiasmo menambahkan gerakan penguatan governance systems, pemberantasan korupsi, tuntutan untuk lebih transparan dan professional membutuhkan keterlibatan intens profesi akuntan.Sebagai salah satu anggota organisasi IFAC dan salah satu pendiri Asean Federation of Accountants, dia optimis IAI akan menjadi organisasi profesi yang memberi nilai tambah dan berkontribusi kepada perekonomian nasional dan global dan meningkatkan daya saing bangsa. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top