Kalbar dinilai layak untuk pesawat berbadan besar

SUNGAI RAYA, Kalbar: General Manager PT Garuda Indonesia Regional Kalimantan Barat Wempie Ohoiwutun mengatakan Kalbar layak untuk dimasuki pesawat berbadan lebar dengan penerbangan langsung. "Sebab, pada penerbangan lokal Indonesia seperti Natuna, Banten,
Yusuf Waluyo Jati
Yusuf Waluyo Jati - Bisnis.com 11 Desember 2010  |  14:00 WIB

SUNGAI RAYA, Kalbar: General Manager PT Garuda Indonesia Regional Kalimantan Barat Wempie Ohoiwutun mengatakan Kalbar layak untuk dimasuki pesawat berbadan lebar dengan penerbangan langsung. "Sebab, pada penerbangan lokal Indonesia seperti Natuna, Banten, Kepri ingin menjalin banyak kerja sama dan berharap ada penerbangan langsung ke Kalbar," katanya di Sungai Raya, hari ini. Menurut Wempie, kemungkinan provinsi lain juga ingin supaya ada direct planning tanpa lagi transit di Jakarta Dia juga mengungkapkan wisatawan asal Eropa, Asia dan Timur Tengah juga berharap Kalbar dapat disinggahi secara langsung tanpa lagi transit di negara lain. Seperti diketahui, warga luar Indonesia, yang ingin berwisata dan urusan lain ke Kalimantan Barat harus transit di Jakarta, Malaysia ataupun Singapura baru ke Supadio Pontianak, sehingga waktu perjalanan mereka menjadi panjang dan mahal biayanya. "Beda jika tidak perlu lagi transit, tentu ongkos yang dikeluarkan tidak terlalu besar, mereka bisa langsung mendarat ke Pontianak, dan itu sangat berpengaruh besar pada perkembangan Kalbzar ke depan," katanya. Sebelumnya, Air Drone Inspector, Departemen Perhubungan Udara RI, Al Buston mengatakan Bandara Supadio Pontianak laik untuk didarati pesawat seri 373-800. "Awal tahun 2011 pesawat seri 737-800 milik Garuda akan melayani rute penerbangan di Pontianak, dan setelah di lihat kondisi Bandara Supadio juga cukup laik untuk itu," kata Buston di Sungai Raya. Dia menjelaskan, dengan kemajuan teknologi dan peningkatan operasional sarana penerbangan, Garuda berencana mengganti pesawat mereka dari seri 737 klasik menjadi seri 737-800 terbaru. Namun di lihat kondisi bandara Supadio saat ini pesawat tersebut memang masih bisa masuk dan mendarat di Bandara Supadio, hanya saja jumlahnya akan di batasi. Karena jika Garuda mengganti semua pesawat mereka dengan tipe terbaru, jelas kondisi bandara supadio sekarang masih belum mampu. Demikian dengan maskapai penerbangan lainnya juga sudah mengajukan pennggantian pesawat dengan seri yang sama. Namun untuk sementara ini hal tersebut belum bisa di lakukan di bandara Supadio mengingat struktur tanah yang labil dan kondisi landasan serta operasional yang ada di sana masih belum mendukung. "Berkaitan dengan pengajuan penggantian pesawat oleh Garuda masih bisa diluruskan, hanya saja jumlahnya akan di batasi," jelasnya. Sementara ini, Garuda hanya bisa memasukan satu unit pesawat 737-800 di Supadio. Karena jika jumlahnya terlalu banyak jelas akan mempengaruhi sturuktur landasan pacu. Dikatakannya untuk kondisi panjang dan lebar landasan pacu pesawat di Bandara Supadio cukup memadai dan tidak ada masalah untuk di darati pesawat tersebut. (msw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top