Kapasitas & teknologi pabrik gula diaudit

JAKARTA : Kementerian Perindustrian akan melakukan audit kapasitas dan teknologi terhadap pabrik gula di Tanah Air pada 2011 guna mendukung pencapaian swasembada gula sebesar 5,7 juta ton pada 2014.Dirjen Industri Agro Kemenperin Benny Wachjudi menegaskan
Adi Ginanjar Maulana | 10 Desember 2010 09:10 WIB

JAKARTA : Kementerian Perindustrian akan melakukan audit kapasitas dan teknologi terhadap pabrik gula di Tanah Air pada 2011 guna mendukung pencapaian swasembada gula sebesar 5,7 juta ton pada 2014.Dirjen Industri Agro Kemenperin Benny Wachjudi menegaskan audit kapasitas untuk gula rafinasi sebenarnya sudah dilakukan pada 2009 dan 2010. Sesuai izin, kapasitas industri gula rafinasi nasional sebesar 3,1 juta ton per tahun, tetapi yang terpakai kisarannya 2,4 juta ton per tahun. Namun, karena ada pabrik baru yang belum optimal untuk gula rafinasi, nanti akan dilakukan audit kapasitas lagi pada tahun depan, katanya, hari ini.Untuk audit teknologi, kata Benny, khususnya pada pabrik gula Badan Usaha Milik Negara dan PT Rajawali Nusantara Indonesia akan dilakukan pada 2011 dan pemerintah telah mengalokasikan dana untuk kebutuhan tersebut.Kita lihat nanti apakah akan bisa dilakukan serentak pada 51 pabrik atau secara bertahap. Nanti kita lihat, harapannya pada tahun depan bisa selesai. Kalau ada kendala teknis akan dibagi dalam 2 tahun, tegasnya.Setidaknya ada 51 pabrik gula dalam lingkup BUMN mulai dari PT Perkebunan Nusantara hingga PT RNI yang menghasilkan sekitar 55% dari produksi gula nasional untuk jenis gula konsumsi.(msb)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top