LTE sebaiknya dialokasikan di pita 3G

JAKARTA: Teknologi Long Term Evolution (LTE) dinilai bisa dialokasikan di pita 3G yang sudah ada, yaitu 1.900 MHz dan pita hasil Digital Divide pada 700 MHz dan 2,6 GHz, sekaligus memberikan kesempatan kepada manufaktur lokal lainnya yang sedang mempersiapkannya.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 Desember 2010  |  07:54 WIB

JAKARTA: Teknologi Long Term Evolution (LTE) dinilai bisa dialokasikan di pita 3G yang sudah ada, yaitu 1.900 MHz dan pita hasil Digital Divide pada 700 MHz dan 2,6 GHz, sekaligus memberikan kesempatan kepada manufaktur lokal lainnya yang sedang mempersiapkannya.

Jadi saran saya kepada regulator, agar layanan WiMAX 16d dan 16e dioperasikan pada pita frekwensi 2,3GHz yang memang sejak awal diproyeksikan untuk itu, ujar Ketua Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Sumitro Roestam kepada Bisnis hari ini.

Jaringan 3G, baik itu CDMA 2000 1X maupun UMTS/WCDMA/HSDPA memang didesain untuk layanan voice, SMS, Fax, dan data berkecepatan rendah, karena carrier pembawa data hanya dibuat ukuran kecil (narrow band), sekitar 1.25 MHZ.

Sumitro mengatakan terbukti di lapangan, bahwa layanan 3G yang ada ternyata sangat tidak memuaskan pelanggan, walaupun diklaim oleh para operator kecepatan transmisi data puncaknya sebagai 3,6 Mbps, 7,2 Mbps, 14,7 Mbps, 21 Mbps, dan terakhir HSPA+ dengan kecepatan transmisi 42 Mbps.

Semuanya belum terbukti di lapangan, di ponsel, laptop, di PDA, di PC, dll, kecuali di saat testing awal saja saat ULO, tuturnya.

Dia mengungkapkan penundaan implementasi WiMax 16e adalah tidak beralasan karena Indonesia sudah siap dengan manufaktur WiMax 16d dan 16e yang memiliki kandungan local tinggi.

Haruskah kita menunggu hadirnya LTE yang merupakan produk proprietary, yang harus dibayar lisensinya? katanya.

Kalau ini disebabkan karena para operator 3G takut kehilangan pasarnya, tambahnya, ini hanyalah ketakutan yang berlebihan.

Menurut Sumitro, seperti dibuktikan di banyak negara maju, operator 3G juga mengoperasikan WiMax 16e tanpa ketakutan kehilangan pasar, malah memang ini strateginya untuk offload traffic data 3G yang sudah overload, dan menggantikannya dengan teknologi baru 4G yang memang benar-benar dirancang khusus untuk traffic data, yaitu WiMax 16d, 16e, dan LTE.(api)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top