Penjualan motor terkoreksi 6,5%

JAKARTA: Penjualan kendaraan bermotor roda dua di pasar domestik pada November diperkirakan sebesar 652.966 unit, terkoreksi 6,5% dibandingkan dengan bulan sebelumnya yakni 698.385 unit, dipengaruhi oleh hari kerja yang pendek.
manda | 08 Desember 2010 11:26 WIB

JAKARTA: Penjualan kendaraan bermotor roda dua di pasar domestik pada November diperkirakan sebesar 652.966 unit, terkoreksi 6,5% dibandingkan dengan bulan sebelumnya yakni 698.385 unit, dipengaruhi oleh hari kerja yang pendek.

Data sementara penjualan motor nasional yang diperoleh Bisnis menunjukkan Honda masih memimpin pasar roda dua dengan mencetak distribusi sebanyak 306.113 unit, diikuti Yamaha 295.731, Suzuki 43.271 dan Kawasaki 7.851.

Sigit Kumala, Senior GM Sales Division PT Astra Honda Motor (AHM) mengatakan kondisi penjualan memang menurun pada November karena pengaruh bencana di Jawa Tengah dan Jogjakarta, hari kerja yang pendek dan banjir di beberapa lokasi yang menganggu panen.

Bulan lalu, kami memasarkan sebanyak 306.113 unit dengan komposisi model skutik sebesar 160.000 unit, model bebek (underbone) sebanyak 130.000 unit dan sisanya tipe sport, katanya kepada Bisnis, hari ini.

Dengan realisasi penjualan tersebut, AHM mencatat volume pasar secara kumulatif sepanjang Januari-November mencapai 3,2 juta unit. Hingga akhir tahun ini, kata Sigit, perusahaan berharap dapat mengantongi penjualan sebanyak 3,5 juta unit, seiring kondisi pasar sepeda motor nasional yang berkembang yang diyakini menembus 7,3 juta unit.

Sedangkan Yamaha yang menempati peringkat dua besar mencatat volume penjualan kumulatif sepanjang 11 bulan tahun ini yakni 3,078 juta unit. Khusus November, penjualan Yamaha diproyeksikan sekitar 295.731 unit.

Hingga posisi November, selisih penjualan antara Honda dengan Yamaha selaku kompetitor terberat sekitar 200.000-an unit. Sepanjang tahun ini, Yamaha sempat mengungguli Honda dalam hal penjualan secara bulanan, yakni pada Januari, Februari, April, dan Juni.

Dyonisius Beti, Presiden Direktu PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) sebelumnya menegaskan bahwa perusahaan tidak semata-mata mengejar pangsa pasar, tetapi berupaya merebut hati konsumen motor di Indonesia.

"Target utama tetap meraih kepuasan pelanggan dengan produk-produk yang unggul dari sisi teknologi, desain, dan sesuai kebutuhan konsumen, katanya.

Lebih lanjut, Sigit menegaskan kondisi pasar motor nasional pada tahun ini menguat diatas proyeksi awal. Pada bulan terakhir 2010 ini, dia memperkirakan permintaan pasar tidak akan begitu tinggi mengingat masyarakat lebih berkonsentrasi pada libur natal dan tahun baru serta lebih menginginkan motor dengan kode produksi 2011.

Tantangan industri pada tahun depan yang cukup dikhawatirkan berasal dari sektor pajak baik pajak kendaraan secara progresif dan kenaikan pajak bea balik nama kendaraan. Harapannya, pasar motor tetap bisa bertumbuh pada tahun depan, dengan asumsi pertumbuhan sekitar 10%, tandasnya.

Data sementara penjualan sepeda motor November 2010 (unit)

Honda 306.113

Yamaha 295.731

Suzuki 43.271

Kawasaki 7.851

Total 652.966

Sumber; anggota AISI

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top