Guru sasaran jamsostek

JAKARTA: Kalangan guru swasta dan pengurus lembaga keagamaan menjadi sasaran jaminan sosial tenaga kerja, untuk mendorong peningkatan kepesertaan.
Ria Indhryani | 08 Desember 2010 08:19 WIB

JAKARTA: Kalangan guru swasta dan pengurus lembaga keagamaan menjadi sasaran jaminan sosial tenaga kerja, untuk mendorong peningkatan kepesertaan.

Kami melakukan sosialisasi pentingnya kepesertaan jaminan sosial tenaga kerja dalam memberikan perlindungan dasar kepada pekerja, kata M.I. Sri Widiastuti, Kepala Bidang Pemasaran kantor cabang PT Jamsostek Rawamangun, hari ini.

Menurut dia, sosialisi dilakukan baru-baru dengan mengundang Ikatan Pedagang Mobil di Kali Malang Jakarta Timur, Dewan Pendidikan Jawa Timur, dan pengurus keagamaan, khususnya pengurus gereja.

Sosialisasi tersebut dilakukan untuk mengejar target kepesertaan jamsostek di kantor cabang Rawamangun sebanyak 400 perusahaan dengan 51.658 tenaga kerja.

Saat ini, ada 365 perusahaan yang menjadi peserta hingga November 2010 dengan jumlah tenaga kerja 57.548 orang.

Untuk itu, Widiastuti menuturkan pihaknya optimistis kepesertaan perusahaan dapat tercapai dengan akan masuknya para guru swasta, penjual mobil (showroom), guru swasta dan pengurus keagamaan.

Sementara itu, untuk program jaminan pemeliharaan kesehatan

(JPK), saat ini sudah 605 perusahaan yang menjadi peserta dengan jumlah tenaga kerja 40.056 orang dan total tertanggung 73.798 orang.

Menurut Provider Office JPK Melati Ratimanjari, saat ini kantornya bekerja sama dengan 12 pusat pelayanan kesehatan (PPK) tingkat I yang terdiri dari tiga puskesmas dan sembilan klinik.

Khusus untuk program pelayanan kesehatan gratis kali ini, katanya, dilakukan untuk melayani 800 orang selama tiga hari berturut-turut mulai 8 Desember 2010. (*)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top