20.000 Ton beras Vietnam bakal masuk Riau

JAKARTA: Sejumlah 20.000 ton beras asal Vietnam direncanakan bakal masuk ke Riau akhir tahun ini. Impor beras dilakukan untuk mengantisipasi mulai defisitnya stok beras akibat musim panen yang belum tiba, ungkap Humas Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi
News Editor | 08 Desember 2010 09:45 WIB

JAKARTA: Sejumlah 20.000 ton beras asal Vietnam direncanakan bakal masuk ke Riau akhir tahun ini. Impor beras dilakukan untuk mengantisipasi mulai defisitnya stok beras akibat musim panen yang belum tiba, ungkap Humas Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Riau Andi Patris, di Pekanbaru, dalam pernyataan resminya hari ini.

Andi menyebutkan beberapa sentra penghasil beras di pulau Jawa mulai mengalami defisit stok beras akibat musim panen belum tiba. Untuk impor beras yang berasal dari Vietnam kali ini kualitasnya merupakan beras medium 15% broken.

Dia menambahkan dengan impor beras ini, nantinya kebutuhan beras di Riau akan terpenuhi hingga empat bulan ke depan. Jadi, kebutuhan beras hingga akhir tahun nanti akan aman, malah stok beras bisa bertahan hingga awal tahun depan sampai menunggu musim panen tibadi daerah sentra penghasil beras.

Masuknya beras impor ini, kata dia, dapat menekan harga berasyang belakangan melambung. Hingga kini harga beras di Riau umumnyasudah menembus angka Rp9.000 per kg untuk beras kualitas bagus.Sementara untuk beras kualitas medium sekelas beras Bulog atau IR16 kini dijual seharga Rp8.000 per kg.

Seperti diketahui, harga beras di sejumlah pasar yang ada diPekanbaru rata-rata naik sekitar Rp2.000 per kg. Akibatnyamasyarakat pun mengeluh dan meminta pemerintah secepatnya turuntangan sehingga harga beras dapat kembali normal. (api)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top