Pemberdayaan UKM adopsi pola Korsel

JAKARTA: Kementerian Koperasi dan UKM merekomendasi tujuh poin penting kepada pemerintah pusat untuk pengembangan kapasitas usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) seperti yang ditempuh Korea Selatan.
Basilius Triharyanto | 07 Desember 2010 12:03 WIB

JAKARTA: Kementerian Koperasi dan UKM merekomendasi tujuh poin penting kepada pemerintah pusat untuk pengembangan kapasitas usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) seperti yang ditempuh Korea Selatan.

Prijambodo, Asisten Deputi Urusan Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM mengatakan usulan tersebut berdasarkan hasil study visit yang dilakukannya belum lama ini ke tujuh institusi di Korsel terkait dengan UMKM.

Adapun tujuan utama kunjungan itu untuk mempelajari kebijakan serta praktik pengembangan UMKM yang dilakukan Korsel. Khususnya dari aspek pembiayaan dan penjaminan kredit, ujarnya, hari ini.

Institusi yang dijadikan sebagai pembandiing masing-masing Small and Medium Bunisness Administration (SMBA), Small and Medium Business Corporation (SBC), Korea Credit Guarantee Fund (Kodit),Credit Guarantee Foundation (CGF), Industrial Bank of Korea (IBK), Koream Enterprise Data (KED), dan Green Textile Company.

SMBA sebagai institusi pemerintah yang memiliki tugas pokok di bidang penetapan kebijakan pengembangan UMKM, mempunyai otoritas terhadap berbagai hal terkait dengan kebijakan pemerintah terhadap kehidupan sektor riil. (ra)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top