APBN 2010 surplus Rp36,6 triliun?

JAKARTA: Meski disusun dengan asumsi defisit besar, realisasi anggaran pemerintah tahun ini justru diperkirakan surplus sebesar Rp36,6 triliun. Pasalnya, penyerapan anggaran belanja kementerian/lembaga hanya sekitar 90% dari pagu APBN 2010.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 06 Desember 2010  |  15:03 WIB

JAKARTA: Meski disusun dengan asumsi defisit besar, realisasi anggaran pemerintah tahun ini justru diperkirakan surplus sebesar Rp36,6 triliun. Pasalnya, penyerapan anggaran belanja kementerian/lembaga hanya sekitar 90% dari pagu APBN 2010.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengungkapkan realisasi belanja negara sampai 30 November tercatat sebesar Rp 817,2 triliun atau 72,6% dari pagu APBNP 2010.

Realisasi tersebut lebih rendah 3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp758 triliun atau 75,8% dari pagu APBNP 2009.

Khusus untuk belanja K/L, itu ternyata sampai 30 November sebesar Rp249 triliun atau 68% dari pagu APBNP, sedangkan tahun lalu Rp236 triliun atau 75% dari pagunya. Jadi di sini ada selisih 7%, ujar dia dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR, Senin malam.

Menurutnya, rendahnya penyerapan anggaran terkait erat dengan kualitas belanja dari K/L. Dari 109 K/L di Indonesia, sebanyak 21 K/L telah menyerap anggaran belanjanya di atas 68%, sedangkan 18 K/L masih belum mencapai separuhnya.

Belanja K/L cukup rendah dan ini kondisinya. Tapi kami telah melakukan proyeksi sampai akhir tahun itu, K/L itu akan bisa menyerap anggarannya hanya 90% dari pagu anggarannya (Rp366,13 triliun). Itu konsisten dengan kondisi tahun yang sekarang. Kalau 2009 kan sampai 97% (penyerapannya), kata dia.

Terkait dengan 10 K/L penerima anggaran terbesar, Agus memaparkan Kementerian Pendidikan Nasional merupakan yang tertinggi penyerapannya, yakni per 30 November sebesar 73% dari total pagu Rp63,6 triliun.

Selanjutnya diikuti oleh Kementerian Pertahanan sebesar 81% dari pagu Rp42,89 triliun, Kementerian Pekerjaan Umum 66% dari pagu Rp37,07 triliun., dan Kepolisian RI sebesar 82% dari pagu Rp27,79 triliun. Yang cukup rendah penyerapannya itu, a.l. Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Pertanian, tegasnya.

Semua realisasi tersebut mengalami kemunduran jika dibandingkan Data Intranet (situs internal) Direktorat Perbendaharaan Negara yang mencatat realisasi penyerapan anggaran belanja negara per 1 Desember sebesar Rp556,28 triliun atau 56,01% dari pagu anggaran yang telah dibuatkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Rp993,13 triliun.

Realisasi tersebut terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp343,05 triliun (47,59% dari Rp720,91 triliun) dan transfer ke daerah senilai Rp213,23 triliun (78,33% dari 272,21 triliun). Terkait penerimaan negara, Agus Martowardojo menambahkan sampai 30 November sudah terkumpul sebesar Rp833 triliun atau 84% dari target APBNP 2010. Kalau dibandingkan periode yang sama tahun lalu terjadi peningkatan, mengingat pada 30 November tercatat Rp797 triliun atau 81,3%.(mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top