Dana otsus Aceh 2011 sebesar Rp4,05 triliun

JAKARTA: Alokasi dana Otonomi Khusus (otsus) untuk Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sesuai dengan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2011 diperkirakan sebesar Rp4,05 triliun.Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengatakan angka itu merupakan perkiraan
Yanto Rachmat Iskandar
Yanto Rachmat Iskandar - Bisnis.com 06 Desember 2010  |  08:38 WIB

JAKARTA: Alokasi dana Otonomi Khusus (otsus) untuk Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sesuai dengan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2011 diperkirakan sebesar Rp4,05 triliun.Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengatakan angka itu merupakan perkiraan karena hingga hari ini PMK tentang penentuan alokasi dana otsus 2011 sesuai UU APBN 2011 sebesar Rp4,5 triliun belum juga terbit.Dana otsus sesuai UU APBN 2011 sebenarnya adalah Rp4,5 triliun. Dana otsus tersebut akan digunakan untuk melanjutkan pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan di 2010, kata Irwandi dalam rapat bersama Badan Anggaran DPR hari ini.Pemda Aceh telah mengalokasikan dana otsus sementara yang sebesar Rp4,05 triliun untuk menyejahterakan rakyat Aceh, dengan rincian untuk pembangunan infrastruktur sebesar Rp1,722 triliun, pemberdayaan ekonomi Rp805,8 miliar, pengentasan kemiskinan Rp398,8 miliar, pendidikan Rp637,9 miliar, sosial Rp42,3 miliar, kesehatan Rp383,7 miliar, dan untuk keistimewaan Aceh Rp59,1 miliar.Irwandi mengklaim penggunaan dana otsus tahun 2008-2010 telah memberi dampak yang sangat besar terhadap kesejahteraan rakyat Aceh. Pertumbuhan ekonomi Aceh pada semester I/2010 mencapai 5,4%. Angka kemiskinan juga turun menjadi 20,98% pada semester I/2010, menurun dari tahun 2005 sebesar 32,8%.Tahun 2007 angka kemiskinan 30%. Sejak tahun 2005, angka kemiskinan turun di atas 2% setiap tahun. Menurut Kepala Bappenas, kemiskinan turun di atas 1,5% sudah luar biasa, katanya.Irwandi juga menyebut angka pengangguran di Aceh pada pertengahan Agustus 2010 sebesar 8,37%. Sementara inflasi turun menjadi 1,54%, dibanding tahun 2008 sebesar 11,92%. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top