Produk China kian banjiri ritel nasional

JAKARTA: Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo)menganggap pengaruh perdagangan bebas antarnegara Asean dan China terhadap bisnis ritel di Indonesia perlu dikaji lebih lanjut, mengingat mulai membanjirnya produk itu di eceran nasional.
Yanto Rachmat Iskandar | 06 Desember 2010 07:31 WIB

JAKARTA: Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo)menganggap pengaruh perdagangan bebas antarnegara Asean dan China terhadap bisnis ritel di Indonesia perlu dikaji lebih lanjut, mengingat mulai membanjirnya produk itu di eceran nasional.

Sekjen Aprindo Rudi Sumampouw menjelaskan pengaruh pemberlakuan ACFTA (Asean China Free Trade Area) di tahun pertama ini belum terlalu kelihatan. Namun memasuki tahun kedua, peran dan eksistensi bisnis ritel perlu dikaji berkaitan dengan pemberlakuan kebijakan tersebut.Tahun ini trial untuk melihat sejauh mana pengaruhnya. Meski sejumlah produk tertentu mulai dikuasai produk China, di elektronik misalnya, tetapi mayoritas [produk] masih lokal, ujar Rudi saat dihubungi Bisnis hari ini.Rudi menjelaskan dalam tahun pertama ACFTA, banyak gerai ritel yang mengandalkan uji coba produk asal China. Produk tersebut dilihat sebagai alternatif untuk mengantisipasi persaingan yang ada, sehingga mulai membanjiri banyak gerai.Persaingan antar gerai, terutama yang elektronik menjadi ketat karena masuknya produk China. Semakin banyak pilihan barang memicu persaingan antarpelaku bisnis, sehingga mereka [pelaku bisnis] harus lihat pangsa pasar mana yang disenangi masyarakat, ujarnya.Menurut Rudi, meski produk China cukup bersaing karena memiliki harga yang relatif murah, tetapi hal tersebut belum tentu disukai konsumen karena berkaitan dengan selera masyarakat. Peritel pun tak dapat serta merta menjadikan produk asal China sebagai unggulan.Handphone misalnya, masyarakat menengah bawah menyukai produk HP China karena harganya murah, tetapi kelompok menengah atas cenderung mementingkan brand, sehingga banyaknya HP China tidak mempengaruhi mereka, kata Rudi. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top