Wisdom bangkitkan kejayaan Jogjakarta

YOGYAKARTA: Konferensi World Conference on Culture, Education and Science (Wisdom) 2010 di Universitas Gadjah Mada dimanfaatkan untuk membangkitkan kembali kejayaan Jogjakarta yang sudah aman dan siap dikunjungi.Kegiatan yang berlangsung 5-8 Desember
News Editor | 06 Desember 2010 09:20 WIB

YOGYAKARTA: Konferensi World Conference on Culture, Education and Science (Wisdom) 2010 di Universitas Gadjah Mada dimanfaatkan untuk membangkitkan kembali kejayaan Jogjakarta yang sudah aman dan siap dikunjungi.Kegiatan yang berlangsung 5-8 Desember 2010 dimulai dengan pelaksanaan aksi penanaman pohon sebagai penanda awal diwujudkannya Taman Kearifan (Wisdom Park)."Kehadiran Taman Kearifan ini sebagai lokasi simbolis untuk mengingatkan generasi muda untuk selalu mengedepankan kearifan lokal sesuai dengan enam tema besar yang diusung pertemuan ini," kata Rektor UGM Sudjarwadi hari ini.Penanaman 38 pohon melibatkan 38 institusi perguruan tinggi, swasta dan pemerintah ini dilaksanakan di lingkungan kampus UGM. Wisdom melibatkan lembaga swasta dan pemerintah seperti Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Kehutanan dan PT Total E&P Indonesie serta PT Bank Negara Indonesia Tbk.Tanaman-tanaman yang di tanam pun terdiri dari 38 jenis pohon khas dari provinsi di Indonesia. Sudjarwadi mengatakan kegiatan penanaman pohon mengawali konfeeensi dan para peserta akan berkunjung ke beberapa desa dalam Post-Merapi Eruption Social Program.Rute program ini akan melawati rute Pangukrejo-Gondang- Petung-Pagerjurang. Program ini akan dihadiri oleh Surono, Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi dan bertujuan untuk memberi kesempatan bagi para peserta WISDOM 2010 untuk memahami The Spirit of Merapi yang menjadi akar kearifan lokal yang telah ada dalam masyarakat sekitar Merapi selama berabad-abad. Kunjungan tersebut juga menunjukkan kepada para peserta bagaimana kearifan lokal berperan sebagai sumber daya alam untuk menjaga Merapi dan penduduk di sekitarnya. (ln)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top