Pertamina bisa kalah bersaing

JAKARTA: PT Pertamina (Persero) berpotensi kalah bersaing dengan perusahaan asing penyalur bahan bakar minyak di Tanah Air bila infrastruktur pendukung penjualan BBM nonsubsidi perseroan tidak segera dibenahi.Anggota Komisi VII DPR Satya W. Yudha berpendapat
Samantha Ardiansyah | 05 Desember 2010 10:32 WIB

JAKARTA: PT Pertamina (Persero) berpotensi kalah bersaing dengan perusahaan asing penyalur bahan bakar minyak di Tanah Air bila infrastruktur pendukung penjualan BBM nonsubsidi perseroan tidak segera dibenahi.Anggota Komisi VII DPR Satya W. Yudha berpendapat dengan adanya rencana pembatasan penggunaan BBM bersubsidi yang akan diberlakukan mulai tahun depan, tentunya menjadi peluang bagi perusahaan asing, seperti PT Shell Indonesia, PT Petronas Niaga Indonesia, dan PT Total Oil Indonesia untuk menangkap pasar BBM subsidi yang beralih ke nonsubsidi."Mereka [Shell, Total, dan Petronas] siap menangkap pasar BBM subsidi Pertamina yang beralih ke nonsubsidi, dengan menyediakan SPBU [stasiun pengisian bahan bakar umum] yang nyaman dan harga kompetitif. Kalau tidak segera dibenahi [infrastruktur], Pertamina bisa kalah bersaing," tutur dia, hari ini.Menurut dia, pemerintah sebaiknya menunda rencana pembatasan penggunaan BBM bersubsidi tersebut, sekaligus mempersiapkan infrastruktur darat agar pengendara roda empat (mobil) pribadi beralih ke angkutan umum.Penundaan tersebut, jelas dia, juga bisa digunakan oleh Pertamina untuk mempersiapkan diri dalam bersaing dengan perusahaan asing. Dengan diberlakukannya pembatasan tersebut, dia menambahkan tentunya akan berdampak terhadap peningkatan konsumsi BBM nonsubsidi hingga dua kali lipat."Tanpa persiapan yang matang, pemerintah secara langsung hanya akan menyengsarakan rakyat sekaligus merugikan Pertamina disektor hilir."Selain penundaan, Satya berharap pemeirntah juga menyosialisasikan penggunaan bahan bakar gas (BBG) sebagai alternatif yang murah untuk menggantikan BBM subsidi. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top